Ingin Belajar Penulisan Artikel yang Benar? Hindari 5 Kesalahan Para Pemula Berikut Ini 

Kesalahan yang Sering dilakukan Penulis Pemula – Menekuni profesi sebagai penulis tentu wajib paham betul bagaimana penulisan artikel yang benar. Sebab jika belum mampu menulis dengan baik dan benar maka artikel yang ditulis akan susah dipahami oleh pembaca. Maka menjadi penulis tak hanya butuh niat dan keinginan untuk menulis, namun mampu mengungkapkan ide menjadi tulisan yang enak dibaca dan bisa dipahami.

Kesalahan yang Sering dilakukan Penulis Pemula

Source via: www.carolinaratri.com

Bentuk Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Tidak banyak memang orang yang memiliki kemampuan menulis yang baik, namun siapa saja bisa menjadi penulis. Sebab tidak hanya bergantung dari bakat sejak lahir namun keahlian menulis sangat memungkinkan untuk dipelajari. Pelajaran penting cukup banyak, salah satunya mengetahui dan menghindari berbagai kesalahan yang dilakukan penulis pemula dalam menulis artikel.

Apa saja kesalahan penulis pemula tersebut? Simak uraian berikut agar mampu memahami rumus penulisan artikel yang benar dengan menghindari beberapa kesalahan berikut:

1. Struktur kalimat masih berantakan

Sejak memasuki Sekolah Dasar dijamin sudah belajar struktur kalimat memakai pola SPOK yakni subyek, predikat, obyek, dan keterangan. Pakem ini masih berlaku sampai sekarang dan menjadi acuan dalam menyusun kalimat. Sayangnya banyak penulis artikel pemula yang pembuatan kalimatnya masih berantakan. sehingga kalimatnya sulit dibaca sekaligus sulit untuk dipahami.

2. Kalimat cenderung ambigu

Ada kalanya penulis pemula menyusun kalimat yang cenderung ambigu, sehingga kalimat tersebut mengandung satu atau beberapa kata yang maknanya bisa ganda. Misalnya saja penggunaan kata “tahu” yang bisa berarti paham atau mengetahui. Bisa juga memiliki arti sebagai olahan tahu yang merupakan teman dari tempe. Jadi, kata sebelum dan sesudah kata yang berpotensi ambigu musti jelas.

3. Kalimat yang dibuat terlalu panjang

Kalimat panjang

Ssource via: www.brilio.net

Penulis pemula umumnya juga menghadapi kesulitan dalam menentukan penempatan tanda baca, seperti titik dan koma. Umumnya malah membuat kalimat yang terlalu panjang sehingga sukar diketahui mana kalimat pembuka dan mana yang inti. Jadi, usahakan untuk membuat kalimat pendek namun saling berhubungan dengan kalimat sebelum dan sesudahnya.

4. Menggunakan istilah asing secara berlebihan

Penulis pemula juga sering menggunakan istilah asing yang berlebihan, yang akibatnya membuat artikel susah dipahami orang awam. Dianjurkan untuk menggunakan kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami semua kalangan agar informasi di artikel bisa tersampaikan.

5. Sering typo

Typo atau kesalahan saat menulis deretan huruf dalam satu kata memang sering dilakukan penulis artikel baru. Kesalahan ini jika berlebihan tentu membuat lelah pembacanya karena bisa jadi kaget di tengah aktifitas menyerap informasi artikel yang dibaca. Jadi, usahakan melakukan editing mandiri supaya kesalahan typo ini bisa dihindari dan blog diminati banyak orang .

Menulis sebenarnya tidak susah, asalkan paham pakem yang tepat untuk menyusun kalimat per kalimat. Ketahui dulu cara penulisan artikel yang benar dan hindari pula beberapa kesalahan di atas.

author
Author: