Apa Saja Hambatan-Hambatan yang Sering Dirasakan Oleh Penulis?

Apa Saja Hambatan-Hambatan yang Sering Dirasakan Oleh Penulis?

writterjaya.com – Setiap orang memiliki minat dan bakatnya masing-masing, begitu pun halnya dengan hobi. Menulis adalah salah satu contoh hobi yang jika ditekuni dapat menghasilkan keuntungan. Salah satunya adalah dengan mengarahkan hobi tersebut untuk menjadi jasa penulis artikel. Namun, seorang penulis yang menjadikan hobinya sebagai profesi juga sering merasakan hambatan dalam menulis. Tidak serta merta sesuatu hal yang dijalani dengan senang hati tidak memiliki hambatan sebab segala sesuatunya pasti memiliki hambatan, hanya tinggal bagaimana seseorang menyikapi hambatan tersebut. Lalu, apa saja hambatan yang sering dirasakan dalam membuat tulisan? Ayo simak ulasan berikut untuk lebih jelasnya.

Ide yang Stuck

Ini adalah salah satu hal yang sering kali dialami oleh penulis. Penulis yang berbakat sekali pun pasti pernah mengalami hal ini. Penulis mungkin bisa saja mendapat ide dan garis besar suatu bahasan dengan cepat, tetapi mereka pasti pernah mengalami stuck di tengah jalan. Jangankan penulis yang berusaha membuat buku berpuluh-puluh halaman, seorang jasa penulis artikel yang hanya membuat beberapa ratus kata pun pasti mengalami hal ini. Terdapat kerumitan tersendiri dalam menulis yang dapat dirasakan tetapi cukup sulit untuk dijabarkan. Jika saat menulis kita mandek di tengah jalan, maka kita bisa beristirahat sejanak atau melakukan sesuatu yang dapat merileksasikan pikiran kita. Biasanya setelah itu, ide-ide akan mengalir lagi di pikiran kita meskipun ada bagian-bagian penulisan di ide awal yang perlu diubah.

Baca juga: Coba Kebiasaan Ini Untuk Membuat Kamu Lebih Produktif Untuk Menulis

Berbagai Aturan Penulisan

Sebenarnya dalam menulis, aturan penulisan disesuaikan dengan jenis teks. Jika tidak terlalu formal, maka aturan penulisan pun akan longgar. Akan tetapi, jika teksnya merupakan bahasan formal, maka aturan penulisan sesuai kaidah yang benar sangat penting. Seorang jasa penulis artikel pun jika menulis bahasan yang formal sebaiknya menulis sesuai kaidah yang baik dan benar. Setiap bahasa tentunya memiliki kaidah penulisannya masing-masing, termasuk dalam bahasa Indonesia yang kaidahnya diatur dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Banyak sekali kaidah-kaidah dalam penulisan yang ada pada bahasa Indonesia. Oleh karena itu, bagi sebagian besar penulis yang tidak terkonsentrasi pada jurusan sastra Indonesia, kaidah penulisan yang benar sering kali menjadi hambatan dalam menulis. Hal tersebut membuat mereka harus belajar lebih ekstra dan rajin membaca tentang kaidah-kaidah ini.

Tidak hanya mengenai kaidah yang baik dan benar, seorang penulis yang baik pun perlu memerhatikan setiap kata yang dirangkai agar lebih enak untuk dibaca. Hal ini tentu saja untuk membuat para pembacanya terkesan dan tertarik untuk membaca lebih jauh mengenai tulisannya.

author
Author: